Saturday, 18 May 2013

Sahabat Yang Setia (Part 2) ^^

Assalamualaikum




As siddiq yang teguh pendiriannya pergi ke rumah baginda untuk mendapatkan kebenaran berita kewafatan Nabi SAW.
Lantas berikut, Abu Bakar memeluk dan mencium di antara kedua mata Nabi SAW seraya berkata, "Wahai Rasulullah! Engkau hidup dengan baik dan engkau mati dengan baik pula." Dia terus-menerus mengucapkan, "Duhai kekasih, duhai teman terbaik, duhai kekasih, duhai Nabi."
Dengan lantang suara As Siddiq berkata kepada sahabatnya di masjid "Wahai sekalian manusia, barangsiapa yang menyembah Muhammad, sesungguhnya Muhammad telah mati. Dan barangsiapa yang menyembah Allah, sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan pernah mati."


Pada ketika itu Umar yang naik berang mendengar kata-kata Abu Bakar itu yang tidak pernah beliau dengari, terjatuh pedang yang dipegangnya dan menuju ke sesuatu untuk menangis bersendirian. Akhirnya, Baginda dikuburkan oleh para sahabat di tempat tidur Saidatina Aisyah RA.
Timbullah persengketaan dalam mencari pengganti kedudukan khalifah bagi umat islam pada masa itu.
Berlaku perbahasan di antara suku kaum Aus dan Umar untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Antara calon yang dipilih oleh mereka adalah Sa'ad bin Ubadah yang merupakan pilihan Suku Aus, Abu Ubadah bin Jarrah dan Abu Bakar sebagai pilihan Umar.
Akhirnya, perbahasan berakhir apabila salah seorang dari suku khazraj iaitu Basyir bin Sa'ad telah memilih Abu Bakar sebagai pengganti. Perlantikan tersebut dipersetujui oleh Umar lantas sahabat-sahabat berbaiatnya sebagai khalifah. Suasana menjadi tenang dengan perlantikan Abu Bakar sebagai khalifah.

Antara perkara yang diperjuangkan semasa pemerintahannya adalah :
- Memerangi kaum Riddah(Murtad)
- Mengembalikan seluruh Jazirah Arab kepada Islam
- Penaklukan Persia dan Romawi
- Menghimpun Al-Quran
- Menyelesaikan masalah umat yang enggan membayar zakat(Umar mengisyaratkan kepada Abu Bakar supaya membiarkan mereka yang enggan membayar zakat tetapi perkataan Umar dipatahkan oleh Abu Bakar dengan berkata "Demi Allah, sekiranya mereka menahan anak kambing betina yang dulu mereka pernah membayarkannya kepada Rasulullah, nescaya aku akan memerangi mereka lantaran hal itu. Demi Allah, andai kata yang tersisa hanya Abu Bakar, nescaya aku akan berperang di jalan Allah hingga agama ini kembali sebagaimana yang diinginkan oleh Rasulullah SAW, atau kemaluanku dipotong.")

Perjuangan Abu Bakar sebagai Khalifah pada masa itu hanya bergantung kepada Sunnah yang ditinggalkan Rasulullah SAW.
As siddiq masih menetapkan Sunnah Rasulullah SAW walaupun ada sahabat yang tidak setuju.
Taatnya Abu Bakar kepada sunnah peninggalan Rasulullah SAW sebagai pengganti Rasulullah sebagai pemimpin umat.
Abu Bakar lebih mengajak umat islam pada zamannya untuk memerangi kaum Riddah yang berasal dari Jazirah arab.
Sekitar dua tahun dari Khalifahan As Siddiq, seluruh jazirah telah kembali kepada islam.

Genap dua tahun kekhalifahannya,
Satu hari As Siddiq bertanya kepada manusia, "Hari apa ini?" Isnin," jawab mereka.
 Dia bertanya lagi, "Hari apakah Nabi SAW wafat?" Mereka kembali menjawab, "Isnin."
Kemudian dia berkata, "Ya Allah, matikanlah aku pada malam ini" Dia bertanya kembali kepada mereka,
"Berapakah kain kafan yang dikenakan pada Rasulullah?" Mereka menjawab, "Tiga."
Kemudian dia menyuruh orang-orang untuk menyiapkan kain kafan baginya dan agar kelak dimandikan oleh isterinya, Asma' binti Umais.
Kewafatan Abu Bakar disaksikan oleh para sahabat dengan kalimat yang terakhir yang diucapkannya sebelum beliau wafat adalah, "Matikanlah aku dalam keadaan muslim dan masukkan aku dikalangan orang-orang soleh."
Umar bin Khattab kemudian mensolatinya dan seluruh Madinah pun menangis dan dikuburkan bersama Rasulullah SAW.
Kewafatannya menimbulkan rasa terharu setelah perjuangan beliau bertungkus lumus membawa Rasulullah SAW di mata umat.
Beliau lah Abu Bakar As Siddiq yang membenarkan dakwah Rasulullah .
Engkaulah seperti gunung yang tak tergoyahkan oleh badai dan tak terhempaskan oleh perpecahan.
Terima Kasih Khalifah Rasulullah SAW ~


(Rujukan dari 4 Pemimpin Ajaib Khulafa'Ar Rasyidin by Umar Hafiz)



^^
Atokk Naqib
Sekian...

No comments:

Post a Comment